Web development

Web development

Web development atau yang biasa dipanggil pengembangan aplikasi lebih condong pada apa yang terjadi dibalik layar, sehingga bukan hanya berkaitan dengan apa yang dilihat pengunjung web dan bagaimana kemudian berinteraksi dengan web tersebut melalui navigasi, aplikasi, dan fitur-fitur lainnya. Web development menciptakan karakteristik dan fungsi web yang memungkinkan suatu website dapat berinteraksi dengan pengujung sesuai dengan apa yang direncanakan dan diharapkan.

Ada beberapa istilah penting dalam web development, seperti e-commerce (marketplace, atau usaha mengfungsikan web sebagai saranan penawaran produk dan bertransaksi), content management systems (CMS), SEO & SEM, pengembangan bisnis dengan social media (sebagai upaya interaksi dengan costumer/visitor secara lebih dekat), membuat aplikasi untuk mobile device ( handphone, smartphone, tablets, gadgets) dan beberapa aplikasi web lainnya.

Langkah-langkah dalam web development meliputi :

Web development process

  1. Plan, menentukan alasan mengapa membuat website, berapa besar biaya yang dibutuhkan, apa tujuan dari web tersebut, bagaimana cara membuat dan mengembangkannya dan seterusnya.

  2. Konten/isi web, mengidentifikasikan apa saja yang dibutuhkan sesuai dengan rencana yang telah dibuat, bagaimana konten itu dibuat, sumber konten, siapa yang akan membuat, dan menentukan parameter kualitas konten.

  3. Design, fungsi apa saja yang akan ditawarkan pada web dan tampilan apa yang sesuai untuk memenuhi fungsi tersebut.

  4. Konstruksi, jenis web apa yang akan digunakan apakah e-commerce, social networking site, blog, web aplikasi,, atau jenis web lainnya.

  5. Uji coba (Testing), Memastikan semua fitur web berfungsi dengan baik. Membuat beberapa prototype web adalah langkah penting dalam melakukan tahap ini.

  6. Webhosting and maintenance, tentu setelah semua tahap dilalui, saatnya web anda di upload. Memilih dama domain yang tepat dan menggunakan server khusus yang dibuat /dibeli/disewa.

  7. Pemasaran (Marketing), Setelah semua setting online selesai, saatnya melakukan pemasaran/promosi agar apa yang anda tawarkan diketahui atau dikenal publik.

  8. Pelayanan (Service), proses penjualan produk yang meliputi support/customer service, transaksi, pengantaran barang, layanan purna jual, dan lain-lain.

Aspek web development

  1. Front end

    Sederhananya, Front End adalah apapun yang terlihat di browser. Merupakan kerja dari Front End Developer untuk membuat tampilan web yang menarik. Merekalah yang khusus berfokus pada bagian HTML, CSS dan Javascript dikarenakan ketiga teknologi tersebut yagn tinggalnya di browser. Aplikasi web dibuat agar menyajikan informasi yang tepat dan memberi interaksi pada user sebaik mungkin.

  2. Back end

    Back end Deveoper merupakan agen dibalik layar. Dialah yang membuat aplikasi web bisa hidup di server. Dialah yang membuat algoritma dan mendesain sistem agar bisa bekerja dengan efisien. Fokusnya adalah bagaimana carana agar data yang mengalir bisa masuk dan keluar di tempat yang tepat. Kalau proses pembuatan aplikasi web itu diibaratkan sebagai gunung es, maka back end developer adalah yang jadi bagian es permukaan lautnya, walaupun tidak terlihat dari luar, tapi dia berperan sangat penting untuk bisa membuat website berjalan semestinya

  3. Full stack developer

    Dibanyak perusahaan teknologi bagian Front End dan Back End Development itu dibuat terpisah. Tapi walaupun begitu, saat ini banyak dicari orang-orang yang bisa keduanya. Jadi bukan hanya orang yang mengerti membuat animasi javascript tetapi juga mengerti bagian database dan browsernya.

Segera konsultasikan optimasi apa yang terbaik untuk perusahaan anda!

GRATIS ! Manfaatkan untuk berdikusi tentang apapun yang ingin anda ketahui seputar optimasi bisnis seperti digital marketing , efisiensi management operational menggunakan software , growth hack techniques , branding , peluang digital startup , tawaran kerjasama dll.